Manchester City Masih Kesal dengan VAR

Manchester City Masih Kesal dengan VAR

HarianBola – Laga Manchester City kontra Manchester United di ajang Premier League pada hari Minggu (8/12/2019) kemarin dibalut dengan sedikit kontroversi. Banyak orang yang meyakini bahwa City seharusnya mendapatkan penalti.

Momen di mana Manchester City seharusnya mendapatkan penalti terjadi menjelang babak pertama usai. Pada waktu itu, Fred selaku gelandang Manchester United kedapatan menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Namun keputusan tersebut tidak diindahkan oleh wasit. Bahkan, VAR juga ikut mendukung keputusan wasit. Alhasil publik pun terbelah dua karena insiden ini.

Pada akhirnya, Manchester City menelan kekalahan yang keempat di ajang Premier League musim ini. Pertandingan berakhir dengan skor 1-2.

 

Manchester City Kesal

Itu bukan sekali Manchester City merasa dirugikan karena VAR. Sudah cukup sering sang pelatih, Josep Guardiola, meluapkan kekesalannya dalam konferensi pers setelah pertandingan di mana dirinya merasa dirugikan.

Dalam jeda babak pertama kontra Manchester United, Pep Guardiola terlihat menyamperi Mike Dean selaku wasit keempat. Dan di ruang ganti, para pemain Manchester City mendiskusikan soal keputusan wasit dan VAR.

“Kami sangat kesal dengan itu, tetapi tak ada gunanya [membicarakan itu] di antara kami,” ujar Rodri, seperti yang dikutip dari Daily Mail. “Kami harus terus berjuang dan tidak berfokus kepada hal seperti ini,” sambungnya.

“Itu adalah tugas orang lain – kami tidak bisa berteriak. Beberapa keputusan bisa mengubah pertandingan dan VAR ada untuk membuat keputusan [menjadi tepat]. Ini bukan alasan untuk kami,” lanjutnya.

Pernyataan dari Premier League

Premier League sendiri sudah memberikan pernyataan terkait keputusan wasit tersebut. Mereka mengatakan bahwa penalti tidak diberikan karena tangan Fred tidak dalam situasi yang aktif untuk disebut pelanggaran.

“Di menit ke-45+2 dari laga Manchester City v Manchester United,bola mengenai lengan Fred di area penalti United. Keputusan di lapangan adalah tidak penalti, VAR meninjau dan mengkonfirmasi keputusan itu,” bunyi pernyataan Premier League, dikutip dari Manchester Evening News.

“IFAB’s Laws of Game menyatakan bahwa itu bukan sebuah serangan bila bola menyentuh tangan/lengan pemain saat seorang pemain jatuh dan tangan/lengan berada di antara badan dan tanah untuk menyokong tubuh, tetapi tidak diperpanjang secara lateral atau vertikal menjauh dari tubuh,” tutupnya.

Mantan wasit Premier League, Dermott Gallagher, juga mendukung keputusan itu. “Tangannya terletak di dekat badan. Bola menabraknya, tidak lebih. Dan wasit cukup benar dengan tidak memberikan penalti,” ujarnya dikutip dari Goal.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*